Keutamaan Mengerjakan Shalat Dhuha



Shalat Dhuha ialah shalat sunnat yang dilakukan pada waktu pagi atau waktu dhuha, yakni ketika matahari sedang naik setinggi tombak atau setinggi penggalah,  sekitar jam 7 sampai jam 10 atau sampai masuknya waktu zhuhur. Shalat dhuha merupakan salah satu shalat sunnat yang sangat di anjurkan oleh Rasulallah saw., yang dikerjakan sedikitnya dua raka'at dan sebanyak-banyaknya duabelas raka'at dengan setiap dua raka'at satu salam. Cara mengerjakan shalat dhuha sama seperti mengerjakan shalat sunnat dua raka'at lainnya, baik gerakannya maupun baca'annya, hanya lafaz niatnya saja yang membedakan.



Dari Aisyah ra. berkata : "Adanya Rasulallah saw melakukan shalat dhuha empat raka'at, dan kadang melebihi dari itu sekehendak hatinya." (HR: Muslim).

Dari Ummi Hani (Fachitah) binti Abi Tholib ra. berkata : "Ketika tahun Fatah (pembebasan -kota Makkah-) saya pergi menemui Nabi saw, mendadak saya mendapatkannya sedang mandi, dan ketika selesai mandi beliau (Nabi saw) shalat delapan raka,at. Itu adalah shalat dhuha." (HR: Bukhari, Muslim)

Dari Abu Hurairah ra. berkata: "Kekasihku Rasulallah saw., telah berwasiat kepadaku mengenai tiga perkara: [1] puasa tiga hari setiap bulan, [2] dua rakaat shalat dhuha dan [3] melaksanakan shalat witir sebelum tidur." (HR: Bukhari, Muslim)

Shalat dhuha memang sangat dianjurkan oleh Rasulallah saw., karena shalat dhuha memiliki rahasia keutamaan yang sangat istimewa, untuk itu kita perlu mengetahuinya.Ada beberapa keutamaan yang akan diperoleh apabila seseorang mengerjakannya, antara lain:

1. Membuka pintu rizki
Dari Abu Hurairah ra. berkata, bahwasanya Rasulullah saw., bersabda: “Shalat dhuha itu dapat mendatangkan rizki dan juga dapat menolak kefakiran. Dan tidak ada yang akan memelihara shalat dhuha melainkan orang-orang yang bertaubat." (HR: Ath Thabrani)

2. Memperoleh ampunan dosa
Dari Abu Hurairah ra., berkata, bahwa Rasulallah saw., bersabda: “Barangsiapa yang melaksanakan dua rakaat shalat dhuha dengan langgeng, maka akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR: Tirmidzi)

3. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia 
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra. berkata, bahwa Nabi Muahammad saw., bersabda: "Setiap ruas tulang (persendian) seorang di antara kalian wajib untuk disedekahi. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, mengajak kepada kebaikan adalah sedekah, dan mencegah dari kemungkaran juga sedekah. Dan semua itu bisa tercukupi (setara) dengan dua raka’at yang dilakukan di waktu dhuha.” (HR: Muslim)

4. Memperoleh ghanimah (keuntungan) besar 
Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash ra. berkata, bahwa Rasulallah saw., bersabda: "Barangsiapa yang berwudhu, kemudian ia masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat dhuha, maka dia lah yang paling dekat tujuannya, lebih banyak ghanimahnya (keuntungannya), dan cepat kembalinya." (Hadist Shahih al-Targlib)

5. Memperoleh Istana di Surga
Dari Ari Anas bin Malik ra. berkata; bahwa Nabi saw., bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat dhuha sebanyak duabelas raka’at, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah istana di surga.” (HR: Turmuzi dan Ibnu Majah). Dalam Hadist lain Nabi saw., bersabda: "Sesungguhnya di dalam surga terdapat pintu yang bernama pintu dhuha, jika tiba hari kiamat maka berserulah seorang penyeru, "Manakah mereka yang terus menerus melakukan shalat dhuha? Inilah pintu kalian maka masukilah surga dengan rahmat Allah Ta'ala." (HR: Ath Thabrani)

6. Memperoleh ganjaran di sore hari 
Dari Abu Darda’ ra. berkata, bahwa Rasulallah saw., bersabda, Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya." (Hadist Shahih al-Jami)

7. Memperoleh pahala umrah 
Dari Abu Umamah ra. berkata, bahwa Rasulallah saw., bersabda: “Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah, dan malaksanakan shalat setelah shalat tanpa ada kesia-siaan antara keduanya maka ia akan mendapat tempat yang tinggi.” (Hadist Shahih al-Targhib)
Tag : fakta unik, islam
Back To Top