Cara Makan Yang Sehat dan Baik

Setiap kita pasti membutuhkan makanan, apa yang terjadi bila kita tidak makan, yang pasti tubuh kita akan lemas akibat kekurangan energi, ibarat sebuah mobil yang butuh bahan bakar, begitu juga dengan tubuh kita perlu makan sebagai sumber energi.

Bagaimana caranya kita memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh kita ?, ada banyak faktor yang mempengaruhi kita dalam memilih makanan yaitu faktor budaya, emosi, lingkungan, orang-orang disekitar kita, pandangan terhadap diri sendiri, makanan yang tersedia, pengetahuan kita tentang makanan. Padahal makanan adalah sumber kenikmatan, jadi tidak mengherankan kalau orang menjamu serta merayakan sesuatu dengan makanan.

Terlepas dari berbagai faktor yang mempengaruhi tadi, makan yang sehat adalah makan makanan yang bergizi. Ada 7 zat gizi yang utama yaitu Karbohidrat, Lemak, Protein, Vitamin, Mineral, dan Air. Disini yang terutama bukan jumlahnya tetapi kebutuhannya.

Pada masa anak dan remaja diperlukan zat gizi yang lebih banyak karena mereka sedang dalam masa perkembangan. Pada ibu hamil dan menyusui juga diperlukan gizi yang besar. Laki-laki seringkali memerlukan zat gizi lebih banyak karena tubuh mereka biasanya lebih besar dibandingkan tubuh perempuan.

Tetapi yang lebih penting lagi adalah cara / petunjuk makan yang sehat, berikut ini cara makan yang sehat:
1. Makanan yang kita makan harus seimbang dengan aktivitas fisik kita.

Jadi kalau kita mempunyai aktivitas yang ringan, makanan yang kita makan harus makanan yang jumlah kalorinya ringan.Bila makanan yang dimakan jumlahnya besar dan kalorinya tinggi, akan terjadi ketidakseimbangan antara energi yang diperoleh dengan energi yang dikeluarkan sehingga terjadi kelebihan berat badan. Lemak tubuh yang berlebihan tidak menguntungkan bagi kesehatan.karena dapat meningkatkan resiko timbulnya penyakit tekanan darah tinggi,penyakit jantung, stroke, diabetes, artritis, gangguan nafas,dan penyakit lainnya.
Bagi yang kelebihan berat badan,harus diturunkan (cara menurunkan berat badan akan saya tampilkan dipostingan depan), bagi yang normal, harus dipertahankan.

2. Pilih makanan yang banyak mengandung biji-bijian, sayuran dan buah.

Kita memerlukan jenis makanan diatas lebih banyak dari jenis makanan yang lain, karena merupakan sumber utama dari berbagai zat gizi seperti vitamin, mineral, karbohidrat yang menyehatkan. Makanan jenis diatas juga memiliki kadar lemak yang rendah, kecuali jika di dimasak dengan minyak goreng atau mengunakan bumbu/ saus yang kadar lemaknya tinggi.

3. Pilih diet yang rendah kadar lemak jenuhnya.
Kita memang perlu lemak untuk menghasilkan energi, mengangkut vit A,D,E,K kedalam darah,dll, tetapi terlalu banyak lemak akan berpengaruh jelek untuk kesehatan. Supaya sehat kurangi masukan lemak dengan cara belajar memilih daging yang tanpa lemak, memilih makanan yang berkadar lemak rendah, belajar cara memasak yang sedikit menggunakan lemak. Mengurangi penggunaan saus serta mentega pengoles roti yang mengandung lemak tinggi.

4. Makan berbagai macam makanan.

Kita dapat memperoleh berbagai macam zat gizi,bila kita makan beraneka ragam makanan, karena tidak ada satu jenis makanan yang memiliki semua jenis zat gizi. Jadi jangan makan daging melulu atau sayur melulu...

5. Pilih diet yang berkadar garam sedang.
Garam terdiri dari komponen Sodium dan Clorida yang membantu tubuh mempertahankan keseimbangan cairan tubuh dan mengatur tekanan darah. Ada sebagian orang yang memiliki tekanan darah sensitif terhadap sodium sehingga masukan sodium yang terlalu tinggi bersama faktor lainnya akan mempertinggi tekanan darah, karena banyak dari kita yang tidak mengetahui apakah sensitif terhadap sodium atau tidak,sebaiknya pilih untuk jumlah yang sedang.

6. Pilih diet yang berkadar gula sedang.

Gula terdapat pada banyak jenis makanan. Karbohidrat juga akan dipecah menjadi gula didalam pencernaan. Jadi karbohidrat, termasuk gula, adalah sumber utama energi bagi tubuh kita.Kita memerlukannya dalam jumlah sedang, oleh karena itu carilah makanan yang mengandung gula berkadar sedang.
Tag : health
Back To Top